|
Gempa bumi adalah suatu fenomena bencana alam yaitu berguncangnya bumi yang disebabkan oleh tumbukan/pergeseran antar lempeng bumi, patahan aktif aktivitas gunungapi atau runtuhan batuan. Lempeng adalah lapisan-lapisan tipis yang menyusun permukaan bumi. Sedangkan patahan adalah retakan sepanjang blok pada kerak bumi yang pada kedua sisinya bergerak satu dengan yang lainnya dengan arah yang sejajar dengan retakan tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat di tahan oleh lempeng tektonik bumi. Sebenarnya gempa bumi terjadi setiap hari, namun kebanyakan tidak terasa oleh kita. Hanya alat seismograph saja yang dapat mencatatnya dan tidak semuanya menyebabkan kerusakan. Seismograph adalah alat untuk mengukur/merekam besarnya gempa bumi yang terjadi. Kalo dilihat dari penyebab terjadinya, gempa bumi bisa dikelompokkan menjadi dua yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik. Gempa tektonik adalah gempa yang dihasilkan akibat adanya hubungan dengan pergeseran/pergerakan dua lapisan yang sebelumnya berdekatan satu sama lain. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh tekanan magma dalam gunung berapi yang menyebabkan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa ini dapat terjadi sebelum dan saat letusan gunung api. Getarannya kadang-kadang dapat dirasakan oleh manusia dan hewan sekitar gunung berapi itu berada. Dari berbagai sumber
|
|
Written by Administrator
|



Masih ingatkah kalian dengan peristiwa gempa bumi yang melanda daerah Jogjakarta beberapa waktu yang lalu? Tahukah kalian apa sih sebenarnya gempa bumi itu? Dan bagaimana proses terjadinya gempa bumi? Nah, berikut penjelasannya.
Comments
RSS feed for comments to this post