|
Besi dan baja adalah dua contoh benda yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigen cair adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet. Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: utara (kutub magnet yang menunjuk ke arah utara) dan selatan (kutub magnet yang menunjuk ke arah selatan). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub. Jika dua magnet didekatkan, maka akan terjadi interaksi yaitu: tolak-menolak jika kutub kedua magnet itu sejenis, dan tarik-menarik jika kutub kedua magnet itu tidak sejenis. Sebenarnya, magnet berasal dari batu yang dihasilkan oleh alam. Namun, kita juga dapat membuat magnet yang disebut dengan magnet buatan. Magnet buatan dapat dibuat dengan beberapa cara antara lain adalah menggosokkan besi/baja dengan magnet lain secara searah, menempelkan sebatang besi pada sebuah magnet, dan meletakkan magnet pada kumpulan kawat yang dialiri arus listrik searah (DC). Kalian juga bisa menghilangkan sifat-sifat kemagnetan pada magnet. Yaitu dengan cara: dipukul-pukul dengan keras, dipanaskan/dibakar, diletakkan dalam kumpulan kawat yang dialiri arus bolak-balik, atau diletakkan dengan magnet lain dimana kutubnya berlawanan. Dari berbagai sumber
|
|
Written by Administrator
|



Pernahkah kalian melihat sebuah besi mampu menarik besi lainnya? Nah, besi tersebut dinamakan magnet. Magnet adalah benda padat yang dapat menarik benda-benda lain ke arahnya. Beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari yang lain, yaitu bahan logam (besi, baja, dll). Namun tidak semua logam mempunyai daya tarik yang sama terhadap magnet.